Rapat Koordinasi BMT se-Kedu di Temanggung: Menuju BMT Sehat dan Kuat

Kamis, 15 Januari 2026, jam 09.00-selesai, di Kanpung Sawah, TEMANGGUNG, diadakan “RAPAT KOORDINASI BMT SE- KEDU” oleh FORUM PBMTI KEDU yang di buka oleh Ketua Forum BMT se Kedu yaitu Bapak Ahmad Sugandi. Rakor menghadirkan Narasumber Bapak Budi Santoso dan H.Karsiwi (Penasehat BMT se Kedu) dengan peserta sekitar 53 orang dari 44 BMT yang ada di Kedu. Meliputi unsur perwakilan dari MPD se- Kedu. Dari KSPPS UMAT SEJAHTER MULIA hadir Ahmad Sugandi,SE, M.E (General Manager KSPPS USM), H.Muniri,Sag (Ketua DPS KSPPS USM) dan M.Mustofa, SE (Manager Marketing KSPPS USM).

RAPAT KOORDINASI – PBMTI KEDU Tahun 2026 dengan mengusung tema diskusi : BMT, Kuat dengan berjamaah dan Pendampingan BMT dari KOPNAS PBMTI. 

Ketua BMT Kedu,  Bapak Ahmad Sugandi menyampaikan beberapa point penting diantaranya yaitu : (1) BMT ingat jati dirinya yang tercantum dalam Haluan Emas BMT 2045, diantaranya adalah maal, koperasi, mikro dam lembaga dakwah (2) Terima kasih sudah melaporkan IMS Mandiri per 31 Juni 2025, sesuai amanat ART PBMTI, dimana syarat anggota harus sudah akreditasi IMS (3) Tindak lanjut Akreditasi sudah hampir 75 % merespon (4) Pendampingan KOPNAS di BMT Kedu sudah berjalan untuk 3 BMT, yang berjalan untuk tahap awal 6 bulan, free dibiayai forum BMT Kedu (5) Terima kasih sudah rutin iuran taawun untuk gerakan pendampingan BMT Kedu.

Rakor kali ini menghadirkan Penasehat BMT Kedu yang dihadiri langsung oleh H.Budi Santoso, S.E. Dalam arahan Beliau mengingatkan beberapa point penting : (1) pentingnya tranasparansi semua BMT yang tertuang dalam Pakta Integritas (2) Dakwah BMT bergerak di bidang ekonomi dan sosial, jadi harus berorientasi untuk untuk yang berorientasi kemaslahatan sosial (3) BMT  mendapat amanah menjaga harta anggota dari anggota, maka harus di jaga dengan baik dalam aksi nyata perlu adanya perencanaan kerja, menerapkan tata kelola yang baik, taat regulasi dll (5) Langkah kongkret ke depan yang harus dilakukan adalah adanya kaidah BMT sehat dan kuat, diklat dan coaching, kerja sama, merger/akuisi dan pendampingan

Tausiyah dari H. KARSIWI tentang bagaimana insan BMT menjadi generasi pejuang dakwah yang Tangguh, sebagaimana termaktub dalamn surat AL- MAIDAH : 54  yaitu :  (1) mencintai Alloh dan Rasul-Nya serta orang yang istiqomah di jalan-Nya (2) Sering menyebut nama Alloh dalam setiap aktivitas keseharian (3) Melaksanakan apa yang menjadi perintah-Nya dengan ihlas dan ringan (4) Siap mendapat celaan dari orang-orang yang suka mencela. Konsep memperbaiki diri yang disampaikan beliau UST KARSIWI adalah ibarat kita bercermin maka akan kelihatan segala kekuranagn kita.  Jangan seperti konsep tukang jahit, dimana yang banyak mengukur kekurangan orang lain.

Kegiatan ini mempunyai tujuan dan harapan sebagai konsolidasi BMT se Kedu dan membuat panduan arahan kepada MPD di jateng pola pendampingan untuk anggota yang di koordinasikan supaya  tetap dalam kondisi koperasinya sehat dan kuat. Dengan harapan BMT siap menghadapi turbulensi ekonomi dan regulasi yang semakin kompleks dengan penuh semangat dan optimis. Selain itu, BMT ke depan siap TRANSPARAN DAN PATUH REGULASI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses